SEPENGGAL KATA
By. Kanda Enal C97’
Koridor
adalah saksi mat, ucok dan dg. Rahman adalah saksin hidup keberadaan Himpunan.
ketika kaki melangkah dan menerobos koridor sipil, seribu satu kebisuan
terpampang di hadapan mata. Entah mengapa ada sesuatu yang lain yang menerobos pemikiran............
MASIH ADAKAH HIMPUNANKU???
Sudah
enam belas tahun kukenal bangunan ini, dan hingga kini masih berdiri kokoh
ibarat sebuah benteng yang siap menghalau segala problematika.
Disinilah
kisah heroik ANAK SIPIL selalu bermula, susah, senang menjadi catatan
tersendiri dalam memaknai sebuah kalimat MASIH BANGGAKAH KITA MENJADI BAGIAN
DARI SAORAJA???
Dimanakah
HIMPUNANAN KU SEKARANG??
Dimanakah
teriakan lantang bahwa kita mampu merubah dunia??
Di manakah
kreatifitas yang mampu membuat orang cemburu dan mengatakan JAGO MENTONGI ANAK
SIPIL KA TAUWA.
Himpunanku
ibarat sebuah bangunan megah yang berdiri tegak dengan segala kelebihannya,
namun ia seakan bangunan antik tak berpenghuni.
pondasi
yang tertananm kuat melebihi pondasi
tiang pancang mulai mengalami konsolidasi
lantas
apakah yang harus kita lakukan?
Apakah
kita harus tertunduk lesu terdiam seribu kebisuan melihat fenomena ini?
JANGAN
BIARKAN HAL ITU TERJADI!!! Perjalanan masih panjang, ini bukan akhir segalanya.
Karena
kita ana’ sipil aadalah pendobrak zaman yang mampu merubah dunia .
Kebesaran
dan kejayaan sipil itu, akan kita rebut kembali dengan pondasi TRIDENTE.
KEBERSAMAAN,
KELOYALITASAN, dan KESENIORITASAN, harus berakhir dengan sepenggal kata
CINTA...
Ya,
cintalah yag bisa menyatukan kita semua untuk meliihat kebali HIMPUNAN.
Karena
CINTA adalah sepenggal katayang maknanya sangat dalam melihat sebuah paradgma.
Dengan
CINTA semuaakan indah dan akhirnya akan memunculkan sebuah keikhlasan.
KARENA
CINTA ADALAH SESUATU YANG YANG TAK TERBANTAHKAN OLEH JARAK DAN WAKTU. IA LAHIR
DARI SEBUAH KATA HATI DI IMPLEMENTASIKAN DALAM SEBUAH TINDAKAN , DIUCAP4KAN
DALAM SEBUAH RETORIKA.